Seperti direncanakan Komita Nasional Papua Barat (KNPB) sebelumnya untuk melakukan demo damai, hari akan tetap turun jalan, sebentara pagi ini di Jayapura sedang siap-siap untuk demo damai, walaupun Polisi melarang akan demo.
KNPB gelar Demo damai hari ini menyikapi bebrapa hal diantaraya:
- Memberikan dukungan Terhadap kebijakan Negara atau sikap Pemerintah Vanuatu melalui perdana menteri yang menyatakan sikap bahwa pemerintahn Vanuatu akan mempersoalkan status Politik Papua Barat dalam sidang tahunan PBB pada bulan September 2013 tahun ini,
- Mendesak kepada Negara – negara MSG untuk segera menindaklanjuti keputusan dalam KTT MSG pada tanggal 18 Juli yang lalu, sekaligus mendukung pernyataan Ketua MSG Mr. Victor Tuturugo yang mendesak para pemimpin MSG tetap mendukung dan mencari penyelesaian pembebasan status Politik West Papua dan Kanaky pada tanggal 26 Agustus 2013 lalu,
- Memperingati hari Demokrasi Internasional yang ditetapkan oleh PBB pada tahun 2010,
- Menuntut hak Penetuan Nasib sendiri sebagai isu tunggal di Papua Barat sebelum pelaksanaan atau pembukaan Sidang tahunan PBB yang akan dimulai pada tanggal 19 – 20 September 2013 mendatang.
Ketua KNPB keluarkan undangan via SMS kepada seluruh rakyat Papua, untuk hadir demo damai hari ini, ditanya media ini via seluler pagi tadi " kami prinsipnya akan tetap demo walaupun Polisi tidak ijinkan, karena ini hari Demokrasi Internasional dan negara Indonesia adalah negara demokrasi, kami minta buka ruang demokrasi di Papua", kata Agus Kosai Ketua I KNPB.
Hal yang sama disampaikan Wakil Ketua KNPB Sentani Jhon Suhun dari sekretariat KNPB sentani pagi ini, "kami tetap lakukan demo, walaupun polisi mereka bagi surat di gereja-gereja untuk ajak masyarakat tidak boleh ikut demo, tetapi masyarakat Papua semua pro Merdeka jadi mereka tetap bersama kami akan turun demo dan sekarang siap-siap ini" ujar Jhon.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar