Kumpulan Informasi Pelapor Lokal Dari Papua

  • This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

Dewan Gereja Dunia desak perlindungan HAM di Papua

[caption id="" align="alignleft" width="235"]Dewan Gereja Dunia desak perlindungan HAM di Papua thumbnail Pendeta Socratez Sofyan Yoman[/caption]



30/09/2013- Sebuah forum pembicaraan yang membahas kondisi hak asasi manusia (HAM) di Papua telah diadakan di Jenewa, Swiss, pekan lalu.

Forum menyimpulkan bahwa dialog politik adalah satu-satunya jalan menuju perdamaian dan stabilitas di Papua. Sudah bertahun-tahun hingga sekarang Papua masih dalam ketegangan antara pemerintah dan penduduk asli Papua, dimana terjadi pelanggaran HAM berat.
Share:

PM perlu menempatkan hak asasi manusia di Papua Barat dalam agenda Jakarta

PM perlu menempatkan hak asasi manusia di Papua Barat dalam agenda Jakarta


crop.php29 September 2013
Perdana Menteri Tony Abbott telah didesak untuk menggunakan kunjungan pertamanya ke Indonesia besok untuk menyingkirkan yang disengaja kebutaan Pemerintah Australia sebelumnya telah ketika datang ke pelanggaran berat hak asasi manusia yang terjadi sepelemparan batu jauhnya di provinsi Papua, Indonesia .
Share:

Vanuatu menyerukan penyelidikan PBB pelanggaran hak asasi dugaan di provinsi-provinsi Papua, Indonesia

28 September 2013 - Vanuatu hari ini meminta PBB untuk menunjuk seorang Wakil Khusus untuk menyelidiki dugaan pelanggaran hak asasi manusia di propinsi Papua Indonesia dan status politik mereka, dengan Perdana Menteri yang menyatakan bahwa Papua Barat telah secara konsisten membantah semacam pengakuan oleh badan dunia.

Share:

Spionase TNI/Polri Menewaskan Dua Masyarakat Papua di Sorong Selatan

Korban Atasa Nama Daud MilisPapua Barat Sorong Selatan TNI/Polri atas intruksi Prabobo untuk menghilangkan nyawa orang Papua, demi keutuhan negara Indonesia untuk mempertahankan Papua bagian dari wilayahnya, sehingga di wilayah Sorong Selatan dua masyarakat Papua di bunuh oleh tim kabungan TNI/Polri Bersama orang asli Papua atau spionase TNI/Polri di Sorong.Ternyata Spionese sebagai pelaku pembunuha liar terhadap orang Papua di Wilayah Sorong, ditangkap oleh masyarakat wilayah sorong selatan distrik Sawiat, Kampung Magablo.

Share:

West Papua Report: September 2013

West Papua Report: September 2013


This is the 113th in a series of monthly reports that focus on developments affecting Papuans. This series is produced by the non-profit West Papua Advocacy Team (WPAT) drawing on media accounts, other NGO assessments, and analysis and reporting from sources within West Papua. This report is co-published by the East Timor and Indonesia Action Network (ETAN). Back issues are posted online at http://www.etan.org/issues/wpapua/default.htm Questions regarding this report can be addressed to Edmund McWilliams at edmcw@msn.com. If you wish to receive the report directly via e-mail, send a note to etan@etan.org. Link to this issue: http://etan.org/issues/wpapua/2013/1309wpap.htm

Share:

Prabobo Menjalankan Misi Negara Untuk Membunuh Manusia Di Papua


Pembunuhan terus berjalan berturut-turut selama Empat bulan yang lalu sampai dengan hari ini, di Seluruh tanah Papua, namun pembunuhan ini tidak hanya dari TNI/Polri, tetapi ada juga dari orang asli papua yang sudah dipasang oleh    Prabobo, namun Prabobo menjalankan misi Negara untuk membunuh  Aktivis Papua Merdeka. Namun rakyat papua saat  ini trauma karena rakyat mendengar bahwa, Prabobo dipasang orang ada 8 Tim, dan didalam satu tim sebanyakt ada 15 orang. Namun Prabobo  memberikan perjanjian kepada 8 tim tersebut digaji oleh Prabobo  Rp 50 Lima puluh Juta Rupiah  Perbulan,  dan mereka membunuh satu orang  Aktivis Papua Rp 100,000,- seratus  Juta Rupiah perkepala.

Share:

INDONESIA: The police in Papua arbitrarily arrest protesters and disperse peaceful demonstrations commemorating the International Day of Democracy



September 18, 2013

ASIAN HUMAN RIGHTS COMMISSION - URGENT APPEALS PROGRAMME

Urgent Appeal Case: AHRC-UAC-123-2013



18 September 2013
---------------------------------------------------------------------
INDONESIA: The police in Papua arbitrarily arrest protesters and disperse peaceful demonstrations commemorating the International Day of Democracy

ISSUES: Arbitrary arrest & detention, freedom of assembly, freedom of expression
Share:

KNPB & PRD YAHUKIMO MEMEDIASI RAKYAT PAPUA DI YAHUKIMO MENUNTUT AGAR BUKA RUANG DEMOKRASI DI PAPUA

 KNPB-PRD YAHUKIMO, NEWS : sesuai dengan agenda Komite Nasional Papua Barat (KNPB) maka pada 16 september 2013,  KNPB dan Parlemen Rakyayt Daerah Yahukimo (PRD)  wilayah Yahukimo memediasi Rakyat Bangsa Papua Barat di tujuh suku besar di Yahukimo untuk ???????????????????????????????melakukan demontrasi damai dalam rangka memperingati hari demokrasi internasional yang jatuh pada 16 september.

Ribuan rakyat yang masuk memadati lapangan  kantor Bupati di Dekai, mereka membawa sejumlah   spanduk, pamplet, dan alat perangkat aksi  lain dalam aksi tersebut.  Spanduk utama yang bertulsan “We Full Support  The West Papua Covermen Policy Vanuatu, Mr.  Moana C. Carcasses, Buka Ruang Demokrasi di Papua dan beberapa pamplet lain yang berbau Papua Merdeka.

Dari pantauan Media ini, Aksi demo damai Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan Parlement Rakyat Daerah (PRD) wilayah Yahukimo dalam rangka memperingati hari demokrasi  internasional,  di mulai pada pukul 08.00 dan selesai pada pukul 14.35 WPB itu berlangsung aman.
Share:

Peringati Hari Demokrasi Internasional, Indonesia Penangkapan Terjadi di Papua

[caption id="attachment_810" align="alignright" width="314"]Ketua I KNPB saat Negosiasi dengan Keteika Polisi hadang Demonstran Ketua I KNPB saat Negosiasi dengan Keteika Polisi hadang Demonstran[/caption]

Papua pada tanggal 16 September adalah hari Demokrasi Internasional. Dalam hal ini Indonesia di Papua Barat, rencanakan sebelumnya oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB), bahwa akan melakukan demo damai sebagai memperingati hari Demokrasi Internasional dan mendukung sikap Pemerintah Vanuatu akan mempersoalkan status Politik Papua Barat dalam sidang tahunan PBB pada bulan September 2013 tahun ini, serta mendesak MSG untuk segera menindaklanjuti keputusan dalam KTT MSG pada tanggal 18 Juli yang lalu.


Terkait rencana KNPB memperingati hari demokrasi Internasional ini, Polda Papua melarang melakukan kegiatan dalam bentuk apapuan memperingati hari demokrasi Internasional, melalui Koran cepos edisi 14 September 2013. Tetapi KNPB tetap melakukan demo walaupun Polda Papua melarang, sebelumnya tegas Agus Kosay Ketua I KNPB dan Juru Bicara Nasional KNPB.


Sesuai rencana yang ditargetkan di seluruh daerah Papua lakukan demonstrasi, tetapi di Jayapura dan Sorong Papua Barat terjadi pembubaran dan Penangkapan Aktivis KNPB dan simpatisan rakyat Papua yang turut serta memperingati hari Demokrasi Internasional.

Share:

Polisi Menangkap Demonstran KNPB di Jayapura Papua

Pagi ini jam 7:00 wp, di Sentani Kabupaten Jayapura Papua, Polisi telah tangkap demonstran KNPB dari dua titik kumpul, satu dari Sektor Toladan jalan naik Ifar Gunung pertigaan Jln raya Sentani-Abe, hendak orasi saat mengumpulkan masa rakyat Papua, namun Puluhan anggota Polisi dari satuan Polsek Kota Sentani turunkan untuk menangkap demonnstran.


Sektor Toladan yang dipimpin Noldi Hilka bersama belasan demostran KNPB ditangkap, sebentara untuk saat ini sedang di proses di Polsek Kota Sentani. Kemudian untuk sektor Gunung Merah terjadi penangkapan di Pertigaan Jalan Genyem Sentani, 150 m dari Kantor Bupati Kabupaten Jayapura. Mereka ditangkap Belasan orang demo yang dipimpin langsung ketua KNPB Sentani Alen Halitopo. Ketika dihubungi media ini via seluler, " kami ditangkap polisi dengan belasan demonstran sekarang menuju Polres Jayapura Doyo Baru," kata Allen Halitopo.


Satuan Polres Jayapura puluhan Polisi turunkan menangkap demonstran yang dipimpin Allen Halitopo di Sentani pertigaan jln genyem, Sebentara Allen dan demonstran lainnya yang ditangkap sedang proses di Polres Jayapura, doyo Baru Sentani. kemudian dari Sektor Prodadi hendak menuju pasar lama Sentani, namun Polisi bubarkan demonstran dan Mekapon serta Spanduk disita Polisi.


Hal yang sama di Sektor Sosial Sentani, Polisi Bubarkan Puluhan Demonstran kemudian Mekapon, Bendera KNPB dan Spanduk disita Polisi. sedangkan masa rakyat Papua puluhan orang yang berkumpul di Sektor Sosial disuruh bubar, "sekarang kami lagi cek di sektor lain itu laporan untuk sekarang dan sektor Pos tujuh kemungkinan akan bubarkan juga" kata Esau ketika melaporkan berita ini dari lapangan.


Sama lagi penangkapan terjadi di Imbi Jayapura Kota 12 Orang bersama korlap untuk KNPB sektor Kota Madya, Tony Kobak dan rombongan ditangkap pada jam 07:35 wp. sebentara sedang proses di Polsekta Kota Jayapura. Hal ini dilaporkan langsung Tony langsung via seluler dari Polresta Kota Jayapura pagi ini.


Nama-Nama yang ditangkap:


1. Tony Kobak, 2. Jimi Buruai, 3. Ogram Wanimbo, 4. Nus Wanimbo, 5. Oteka Tabuni, 6. Regi Wenda, 7. Ripka Kobak, 8. Nias Wanimbo, 9. Kipas Tabuni, 10. Soa Mabel, 11. Denius Tabuni dan 12. Mulu Kobak. Tiga spanduk dan mekapon disita Polisi.


Demonstran yang ditangkap dalam rangga gelar demo damai untuk mendukung:




  1. Memberikan dukungan Terhadap kebijakan Negara atau sikap Pemerintah Vanuatu melalui perdana menteri yang menyatakan sikap bahwa pemerintahn Vanuatu akan mempersoalkan status Politik Papua Barat dalam sidang tahunan PBB pada bulan September 2013 tahun ini,

  2. Mendesak kepada Negara – negara MSG untuk segera menindaklanjuti keputusan dalam KTT MSG pada tanggal 18 Juli yang lalu, sekaligus mendukung pernyataan Ketua MSG Mr. Victor Tuturugo yang mendesak para pemimpin MSG tetap mendukung dan mencari penyelesaian pembebasan status Politik West Papua dan Kanaky pada tanggal 26 Agustus 2013 lalu,

  3. Memperingati hari Demokrasi Internasional yang ditetapkan oleh PBB pada tahun 2010,

  4. Menuntut hak Penetuan Nasib sendiri sebagai isu tunggal di Papua Barat sebelum pelaksanaan atau pembukaan Sidang tahunan PBB yang akan dimulai pada tanggal 19 – 20 September 2013 mendatang.

Share:

KNPB Tetap Akan Aksi Demo Damai Hari ini

Seperti direncanakan Komita Nasional Papua Barat (KNPB) sebelumnya untuk melakukan demo damai, hari akan tetap turun jalan, sebentara pagi ini di Jayapura sedang siap-siap untuk demo damai, walaupun Polisi melarang akan demo.KNPB


KNPB gelar Demo damai hari ini menyikapi bebrapa hal diantaraya:





  1. Memberikan dukungan Terhadap kebijakan Negara atau sikap Pemerintah Vanuatu melalui perdana menteri yang menyatakan sikap bahwa pemerintahn Vanuatu akan mempersoalkan status Politik Papua Barat dalam sidang tahunan PBB pada bulan September 2013 tahun ini,

  2. Mendesak kepada Negara – negara MSG untuk segera menindaklanjuti keputusan dalam KTT MSG pada tanggal 18 Juli yang lalu, sekaligus mendukung pernyataan Ketua MSG Mr. Victor Tuturugo yang mendesak para pemimpin MSG tetap mendukung dan mencari penyelesaian pembebasan status Politik West Papua dan Kanaky pada tanggal 26 Agustus 2013 lalu,

  3. Memperingati hari Demokrasi Internasional yang ditetapkan oleh PBB pada tahun 2010,

  4. Menuntut hak Penetuan Nasib sendiri sebagai isu tunggal di Papua Barat sebelum pelaksanaan atau pembukaan Sidang tahunan PBB yang akan dimulai pada tanggal 19 – 20 September 2013 mendatang.


Ketua KNPB keluarkan undangan via SMS kepada seluruh rakyat Papua, untuk hadir demo damai hari ini, ditanya media ini via seluler pagi tadi " kami prinsipnya akan tetap demo walaupun Polisi tidak ijinkan, karena ini hari Demokrasi Internasional dan negara Indonesia adalah negara demokrasi, kami minta buka ruang demokrasi di Papua", kata Agus Kosai Ketua I KNPB.

Hal yang sama disampaikan Wakil Ketua KNPB Sentani Jhon Suhun dari sekretariat KNPB sentani pagi ini, "kami tetap lakukan demo, walaupun polisi mereka bagi surat di gereja-gereja untuk ajak masyarakat tidak boleh ikut demo, tetapi masyarakat Papua semua pro Merdeka jadi mereka tetap bersama kami akan turun  demo dan sekarang siap-siap ini" ujar Jhon.

Share:

Polisi Tangkap Satu Karyawan PT. Freeport Indonesia dan Tiga Masyarakat

Polisi sewenang-wenang menangkapa satu karyawan PT. Freeport Indonesia Departement Securty Risk Management (SRM) dan tiga kepala suku, dituduh memiliki amunisi peluruh senjata, pada 7 Sebtember 2013 pukul 02:00 malam WP, di GBT Tram Area Tambang Lama Tembagapura Papua.

Polsek Tembagapura menangkapa Ivan alias Indius Sambom (33) Pekerjaan Karyawan PT. Freeport Indonesia Departement Securty Risk Management (SRM) area kerja tambang terbuka GRASBERG MINE. Ivan ditangkap saat tidur Barak dan satu kawan kerja saat penjagaan di Pos. 12 anggota Polisi kepung Barak tempat Ivan tidur pada Pukul: 14:00 wp, dengan tuduhan menyimpan amunisi. 

“Polisi Borkol tangan saya, dan bawa saya ke luar mereka periksa semua di lemari dan tempat tidur, tetapi tidak temukan peluru yang Polisi kira saya simpan, trus mereka bawa saya ke Polsek”, kata Ivan via seluler kepada media ini pada (15/09/2013) siang tadi.

Share:

Sentani Papua, Polisi Menganiaya Seorang Mahasiswa

[caption id="attachment_774" align="alignright" width="336"]Andari Bahabol (24) Andari Bahabol (24)[/caption]

Seorang Mahasiswa dianiaya oleh puluhan anggota Polisi, hingga teliga kiri bocor mengalami kangguan kedengaran. Hal ini terjadi pada tanggal (08/09/2013) di Jln. Kehiran dekat kolam pemancingan Kabupaten Jayapura, Papua.


Penganiayaan ini terjadi karena, awalnya tiga orang asli sentani lantaran Mabuk kejar salah satu orang asal Jawa. Karena itu salah satu ibu yang melihat pengejaran orang asli Jawa itu, menelpon Polisi untuk datang mengamankannya. Tetapi para pelaku pengejaran tiga orang itu, menghilang di semak-semak bagian belakang kolam pemancingan Kehiran Sentani.


Namun korban atas nama ANDARI BAHABOL (24) adalah, seorang mahasiswa Universitas Sains Tegnologi Jayapura (USTJ), pada hari itu Andari setelah mengantar penumpang ojek, di Pasar Baru Sentani, tetapi kakaknya panggil untuk segerah ke rumah, “saya pulang kerumah lewat jalan kehiran, dari dekat kolam pemancingan melihat orang keributan, saya berhenti dan parker motor di pinggir jalan melihat mereka dari pinggir jalan. Tidak lama kemudian puluhan Polisi dari Polsek kota Sentani tiba di tempat dengan satu mobil Patroli. Mereka turun dari mobil tanpa tanya memukul saya dari tiga anggota Polisi yang datang dengan senjata lengkap”, kata Andari ketika menemui media ini pada (10/09/2013) di Sentani.


Lanjut Andari “tiga anggota Polisi itu berturut turut memukul saya dengan rotan, di bagian belakang saya dan kepala sampai telinga saya bocor berlumuran darah. Polisi masih mau pukul saya tetapi satu orang yang melihat saya parkir motor, dia datang berkata kepada Polisi “dia ini bukan pelaku, pelaku sebenarnya tiga orang mabuk sudah lari di semak-semak disana””, kata Andari sambil meniru perkataan orang yang monolong dia dari penganiayaan Polisi. Ketika Polisi mendengar perkataan itu, tidak mengejar pelaku sebenarnya tetapi mereka naik di mobil patrol dan menuju ke arah Pasar Baru, sedangkan korban hanya dibiarkan saja begitu. Andari kembali ke rumah dan pergi ke Apotek untuk rawat luka.


Sebenarnya Andari bukan pelaku pengejaran satu orang Jawa itu, tiga pelaku pengejaran orang asli Sentani telah melarikan diri dan sembunyi. Tetapi ketika Polisi tiba di tempat tanpa tanya melakukan tindakan pemukulan terhadap Andari, hal ini anggota Polisi di Sentani pada umumnya di Papua, dalam menjalankan tugas tidak professional. Artinya intelejen Polisi tidak memastikan pelaku sebenarnya dan melakukan tindakan penganiayaan, terhadap yang tidak bersalah adalah tidak benar.






Share:

TV Papua news of August 2013

Siaran Papua TV Bulan agustus 2013:

- Indonesian armed forces involved in several shootings
- Coorperations deny the rights of Indigenous peoples
- FreeWestPapua campaign opens office in The Netherlands
- Cultural Parades commemorate 51st anniversary of the NewYorkAgreement
And
- FreedomFlotilla begins boat journey to West Papua





Share:

Seorang Guru Ditahan Polisi di Aimas Sorong

[caption id="attachment_757" align="alignright" width="133"]Bpk Gr Matan Y Tahanan Kapolres Sorong Di Aimas Bpk Gr Matan Y Tahanan Kapolres Sorong Di Aimas[/caption]

Intelijen  Negara Kesatuan Republic Indonesia (NKRI) saat ini tersebar di seluruh tanah papua, dengan tujuan menghilankan nyawa orang papua. Terbukti bahwa kembali terjadi di Kabupaten Sorong Aimas. Seorang Guru dipukil oleh Intelijen Negara yang berada di Sorong.


Kejadian ini terjadi pada hari senin 02 September 2013 lalu, sekitar pukul 02:17 malam WP, sala seorang  guru yang bertugas di SUPM Negeri Sorong dalam perjalanan dari Modan menuju ke Tempat tugas, namun di tengah perjalanan antara Modan dan Kab  Sorong Aimas    ada sekelompok orang yang perkumpul di pingkiran jalan di tempat kesepian. Lalu korban tersebut tiba di tempat itu dengan menggunakan motor, namun ada sekelopok orang tersebut datang menghampiri dia lalu dipukul Guru tersebut tanpa alasan yang tidak jelas, lalu pelaku tersebut menghilang dari Tempat Kejadian  sehingga korban tersebut tidak bernyawa di Tempat.


Share:

TNI Tewas Diserang TPNPB di Papua





Share:

Puncak Jaya Papua: TPNPB Tembak Satu Anggota TNI, Tiga Senjata Berhasil Rampas

[caption id="attachment_748" align="alignright" width="102"]Jendral TPNPB. Goliath Tabuni Jendral TPNPB. Goliath Tabuni[/caption]

Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat dibawah komando Jendral. Goliath Tabuni, Puncak Jaya Papua kemarin tanggal 31 Agustus 2013 menembak satu anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari batalyon Infantri 753 AVT Nabire.


Puluhan anggota TNI dari Mulia Kota menuju Distrik Tingginambut menggunakan mobil roda 4 Strada. Ketika anggota TNI dalam perjalanan menuju Tingginambut, sudah pantau oleh intelejen Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).


TPNPB siaga di tengah jalan tunggu TNI pulang kembali ke Mulia, ibu kota kabupaten Puncak Jaya. Pada pukul 04: 00 wp, TNI hendak pulang kembali ke Mulia, TPNPB lepaskan tembakan beberapa kali pada anggota yang duduk diatas mobil strada, saat mobil itu lewat di Kampung Sanoba Distrik Tingginambut.

Share:

Entri Populer

Label

Recent Posts

Featured Post

Papua Merdeka Atau Tidak, Pasti akan Merdek!

Cepat atau lambat Papua pasti merdeka, oleh karena itu komentar murahan yang di sampaikan olh BIN, BAIS, INTELJEN dan orang yang menjadi kak...

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.