Kumpulan Informasi Pelapor Lokal Dari Papua

  • This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

Analisis dan Pesan Kritis

Oleh anak-anak bangsa Papua sebagai generasi penerus perjuangan, yang dapat lahir dari sisa-sisa tulang belulang yang telah diremukkan oleh bangsa kolonial Republik Indonesia.  Di sampaikan kepada seluruh komponen perjuangan serta rakyat Bangsa Papua Barat, di Papua dan di seluruh pelosok dunia. Menyadari bahwa, kami adalah generasi ketiga dalam perjuangan Bangsa Papua Barat, untuk memperoleh kemerdekaan sebagai bangsa yang berdaulat. Generasi pertama dan kedua kebanyakan telah tiada. Separuhnya masih berjuang. Dan sisahnya lagi menyerah kepada bangsa kolonial Republik Indonesia, yang kemudian sedang melacur ria dengan gadis spionasenya NKRI demi sesuap nasi. Mereka yang melacur ria ini adalah “Nicolas Youwe, Nick Meseet, Frans
Albert Yoku dan lain-lain.”

Share:

West Papua Independence Activist


Nama   : Yasons Sambom

Alamat : Jayapura Papua

Email   : ysambom@yahoo.com

Blog     : http://independenceinfo.wordpress.com/

Youtube :

http://www.youtube.com/user/yasonssambomchannel


http://www.youtube.com/user/WillaksNewsToday






Facebook: https://id-id.facebook.com/yasons.nare

Tiwitter: @yasons1
Share:

Foto Slideshow

[gallery type="slideshow" ids="370,369,368,367,366,361,362,363,364,365,360,359,358,357,356,355,354,353,352,351,346,347,348,349,350,339,344,345,326,290,283,276,279,282,64,116"]
Share:

Yahukimo Police Shoot Student – Victim In Serious Condition

(note: WPM has independently verified this through separate sources, however this is an analysis Op-Ed rather than a straight news item)


May 21, 2013 (apologies for translation delay)


Yahukimo Police have shot a student, whilst he was with friends at the Blue Creek at Yahukimo following their school graduation. The incident occurred on Sunday 19 May 2013 at 04.00 (West Papuan time) when Yahukimo Police were using a Police Patrol vehicle went to the above location.

Share:

Separatis pun Bermain di Dunia Maya

REP | 07 March 2013 | 14:16 Dibaca: 246   Komentar: 0   1 bermanfaat


Beberapa waktu lalu, penulis pernah mengemukakan opini tentang Sudah Waktunya TNI Memiliki Tentara Dunia Maya atau Cyber Army (http://www.kompasiana.com/darah.pribumi). Mengingat, internet telah mencipta-kan dunia baru dengan segala kemudahan dan pengaruh besarnya, yakni dunia maya atau cyberspace yang merupakan sebuah dunia komunikasi berbasis komputer dan menawarkan realitas berbentuk virtual (secara tidak langsung dan tidak nyata).

Share:

Pemerintah Indonesia adalah Negara Pelanggar Hukum Internasional & Nasional

Pemerintah Indonesia adalah Nagara Pelanggar Hukum Nasional dan Internasional (Government of Indonesia is a Violator of the International and National Laws)


Apa benar Pemerintah Indonesia adalah Negara Pelanggar Hukum Nasional dan Hukum Internasional?  Untuk mempertanggungjawabkan isu ini, Activist Independence Papua Sebby Sambom dapat memberikan pendapatnya berdasarkan pengamatan dan penelidikannya selama 22 Tahun tentang kesalahan Pemerintah Indonesia dalam hal memberikan definisi pada setiap ratifikasi Hukum HAM Internasional, kedalam Undang-Undang Pemerintah Republik Indonesia.

Share:

Beheadings and dumped bodies pile up as Indonesian special forces rampage again in Tingginambut

Special Report by West Papua Media


May 27, 2013


Credible and disturbing reports are continuing to emerge from Tingginambut, Puncak Jaya, in the West Papuan highlands, detailing evidence of another violent rampage by the Indonesian army special forces (Kopassus) against civilians throughout May, allegedly by Kopassus officers stationed in the district which has been suffering war conditions since February.

Share:

Aksi Demo Damai 13 Mei 2013 Tentang Kekerasan TNI/POLRI Terhadap Masa Aksi 13 Mei 2013 Di Jayapura

Pertama


Kondisi HAM di Papua akhir-akhir ini paska aksi 13 Mei 2013 semakin tidak kondusif. Hal tersebut dapat dilihat dari kebrutalan yang dilakukan oleh aparat keamanan terhadap masa aksi.


Kedua


Berkaitan dengan adanya kekerasan yang dilakukan oleh aparat keamanan terhadap rakyat sipil berarti hukum dan aparat penegak hukum sudah tidak berpihak kepada rakyat Papua lagi.


Share:

Kekejaman Aparat Kepolisian, semakin meningkat di Papua, Tidak lama ini terjadi lagi di Yahukimo

Yahukimo News: Pada bulan ini kekejaman aparat kepolisian meningkat di Yahukimo, setelah tanggal 15 Polisi menembak seorang Pelajar mengalami luka para, tidak lama kemudian kali ini terjadi lagi pemukulan terhadap seorang aktivis KNPB.


Share:

Aktivis KNPB Sentani Telah Meninggal Dunia

KRONOLOGIS


   Sentani  minggu  pada tanggal 26 May  2013, korban meninggal  dunia  atas nama




  1. Nama              :  Jecson   Iman Wenda,

  2. Jenis-kelamin  :    Laki-laki

  3. Umur               :     23  Tahun

  4. Pekerjaan        :  Activist  KNPB   Sentani

  5. Suku                 :  Lanny

  6. Kebangsaan     :   West Papua

  7. Agama             :    Kristen

  8. Denominasi Gereja:  Persekutuan Gereja-Gereja  Baptis Papua ( PGGP)
Share:

Video KNPB Protes Damai Di Jayapura Pada 13 Mei 2013

Polis Tangkap Ketua Umum KNPB dan 6 Demonstran:
[youtube http://www.youtube.com/watch?v=r27Y5lf2u6Q]

Ratusa Demonstran lainnya dibubarkan paksa Oleh Polisi
[youtube http://www.youtube.com/watch?v=ybVXrBnwmYc]
 

Share:

Seruan Mendesak, atas Penculikan 6 Kepala Kampung dan 1 Masyarakat Sipil Papua

Misi Negara untuk membunuh Masyarakat Papua Terus terjadi di Papua, Bulan ini terjadi lagi di Puncakjaya


Pelantikan Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe mengundang para semua kepala desa Kabupaten Puncakjaya lebih khusus Distrik Tingginambut dan Yembuni adalah, scenario untuk membunuh. Sebelum Pelantikan Gubernur, beberapa kepala kampung ini diundang untuk hadiri acara palantikan di Jayapaura. Korban dan beberapa lainnya ke Jayapura untuk mengikuti acara pelantikan tersebut, namun setelah acara pelantikan hendak pulang kembali, tetapi karena tidak ada ongkos tiket untuk pulang sehingga berminggu-minggu menghabiskan di Jayapura. Karena untuk pulang belum dapat bantuan dari Lukas Enembe dan timnya.

Share:

Amnesty – Freedom of expression suppressed in Papua as third peaceful protester dies


Amnesty – Freedom of expression suppressed in Papua as third peaceful protester dies


May 11, 2013

from Amnesty International

The death of an activist after she participated in a peaceful protest in Papua, Indonesia, is a tragic reminder of the precarious state of freedom of expression and assembly in the region, Amnesty International said.
Share:

Seruan kepada Amerika Serikat untuk Mengecam Penyerangan Indonesia Atas Demonstrasi Damai di Papua Barat

Seruan kepada Amerika Serikat untuk Mengecam Penyerangan Indonesia Atas Demonstrasi Damai di Papua Barat


KONTAK: Ed McWilliams, Tim Advokasi Papua Barat, +1-575-648-2078, edmcw@msn.com


John M. Miller, Koordinator Nasional, ETAN, +1-917-690-4391, etan@etan.org


3 Mei 2013 - Timor Timur Dan Indonesia Action Network (ETAN) Dan Tim Advokasi Papua Barat (WPAT) mendesak pemerintah amerika Serikat untuk mengutuk penyerangan tidak beralasan Yang dilakukan Oleh Pasukan keamanan Indonesia terhadap berbagai Aksi Demonstrasi d amai 1 Mei di Papua Mereka menyerukan Barat. agar bantuan keamanan amerika Serikat harus dibatasi, segera mengakhiri berbagai pelanggaran hak asasi manusia Yang mengerikan Serta pengadilan Yang kredible Dan penindakan tegas terhadap par anggota   Militer Indonesia, Polisi, Dan Pasukan "anti - teror" Yang melakukan kejahatan nihil.

Share:

Entri Populer

Label

Recent Posts

Featured Post

Papua Merdeka Atau Tidak, Pasti akan Merdek!

Cepat atau lambat Papua pasti merdeka, oleh karena itu komentar murahan yang di sampaikan olh BIN, BAIS, INTELJEN dan orang yang menjadi kak...

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.