Kumpulan Informasi Pelapor Lokal Dari Papua

  • This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

Indonesia menegaskan pembatasan kebebasan berekspresi di Papua kepada Komite HAM PBB

[caption id="attachment_642" align="alignleft" width="337"]HRCtte108sesIndoJul11 Sesi Komite HAM PBB di Jenewa[/caption]

Siaran Pers Bersama oleh Fransiskan International, Hak Asasi Manusia dan Perdamaian untuk Papua (ICP), Imparsial, KontraS, Tapol dan Papua Barat Jaringan


(11 Juli 2013, Jenewa) Pada tanggal 10 dan 11 Maret 2013 Komite Hak Asasi Manusia PBB terakhir pelaksanaan Kovenan Internasional tentang Hak Sipil dan Politik, salah satu hak asasi manusia yang paling penting yang sudah diratifikasi Indonesia dan memiliki kewajiban untuk mengimplementasikan untuk menjamin perlindungan hak-hak di Indonesia.


Komite menyoroti kekerasan yang sedang berlangsung di Papua dan menyesalkan penggunaan kekuatan berlebihan oleh pasukan keamanan Indonesia. Karena tidak ada mekanisme yang efektif yang tersedia untuk menahan anggota militer akuntabel, Komite melihat kembali kejadian pelanggaran seperti kemungkinan sampai Indonesia mengambil langkah-langkah untuk mengembangkan prosedur pengaduan yang efektif. Komite mengacu pada tingginya angka pembunuhan di luar hukum yang terjadi di Papua selama 2 tahun terakhir dan menyesalkan penggunaan kekerasan dalam membubarkan protes damai di Papua.

Share:

Jayapura Papua, Densus 88 Lakukan pengerebekan Rumah David Tarko

 “Tengah Ibadah Minggu Pagi Warga Jemaat GKI ELIM Berap Dikejutkan Dengan  Penggebrekan dan Rentetan Penembakan DENSUS-88 Di Rumah Tuan David Tarko”.


Kapolres Jayapura dan rekan-rekan saat pengobatan masal di Kampung Brab

Kapolres Jayapura dan rekan-rekan saat pengobatan masal di Kampung Brab

Pada tanggal 29 Juni 2013, telah dilakukan Pengobatan Masal oleh Kapolres bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura di Kampung Berab, di Gedung Gereja GKI ELIM Berab. Kegiatan yang pada intinya pengobatan masal terhadap masyarakat dengan membagi-bagi sembako kepada masyarakat setempat. Namun dari pantauan lapangan, masyarakat merasa aneh dengan pengobatan tersebut karena yang ikut hanya setengah dari jumlah penduduk di kampung tersebut.


Pendekatan terhadap masyarakat yang dilakukan TNI/Pori di Papua adalah, bukan untuk niat baik, contohnya kasus ini, bahwa awalnya pengobatan masal oleh Kapolres Jayapura dan Dinas kesehatan Jayapura. Namun tidak lama kemudian terjadi pengerebekan terhadap rumah David Tarko.

Share:

Kebebasan dari rasa takut dan ingin, keharusan pembangunan berkelanjutan

Kebebasan dari rasa takut dan ingin, keharusan pembangunan berkelanjutan





libya_report_intThe Deklarasi Milenium , yang merupakan komitmen para pemimpin politik dunia untuk mencapai perkembangan global, berperan dalam menetapkan delapan tujuan yang akan dicapai pada 2015. Tujuan tersebut bertujuan untuk mengurangi kemiskinan dan kelaparan, mempromosikan pendidikan dan kesetaraan gender, serta meningkatkan kesehatan dan kemitraan global untuk pembangunan.

Sebagai tanggal target 2015 dari Millenium Development Goals (MDGs) alat tenun dekat, masyarakat internasional telah mempersiapkan agenda pembangunan baru yang harus menangani pembangunan yang tersisa tantangan yang dihadapi dunia. Setelah KTT Rio +20 tahun lalu, di mana negara-negara anggota menegaskan kembali pentingnya menghormati dan mempromosikan hak asasi manusia bagi semua, Majelis Umum PBB diperkirakan akan lulus, pada September 2013, resolusi pertama pada kerangka pembangunan yang harus mengikuti MDGs.
Share:

Indonesia menegaskan pembatasan kebebasan berekspresi di Papua kepada Komite HAM PBB

Siaran Pers Bersama oleh Fransiskan International, Hak Asasi Manusia dan Perdamaian untuk Papua (ICP), Imparsial, KontraS, Tapol dan Papua Barat Jaringan


(11 Juli 2013, Jenewa) Pada tanggal 10 dan 11 Maret 2013 Komite Hak Asasi Manusia PBB terakhir pelaksanaan Kovenan Internasional tentang Hak Sipil dan Politik, salah satu hak asasi manusia yang paling penting yang sudah diratifikasi Indonesia dan memiliki kewajiban untuk mengimplementasikan untuk menjamin perlindungan hak-hak di Indonesia.

Komite menyoroti kekerasan yang sedang berlangsung di Papua dan menyesalkan penggunaan kekuatan berlebihan oleh pasukan keamanan Indonesia. Karena tidak ada mekanisme yang efektif yang tersedia untuk menahan anggota militer akuntabel, Komite melihat kembali kejadian pelanggaran seperti kemungkinan sampai Indonesia mengambil langkah-langkah untuk mengembangkan prosedur pengaduan yang efektif. Komite mengacu pada tingginya angka pembunuhan di luar hukum yang terjadi di Papua selama 2 tahun terakhir dan menyesalkan penggunaan kekerasan dalam membubarkan protes damai di Papua.

Share:

Pandangan Hambatnya Perjuangan Kemerdekaan Papua

Artikel ini dipelajari oleh semua pejuang untuk dilanjutkan kepada sesama


Himbauan umum ini ditunjukan kepada seluruh Rakyat, Organ Perjuangan, Intelek dan pejuang kemerdekaan bangsa Papua Barat bahwa: Situasi papua saat-saat ini Badan Intelejen Negara [BIN] Republik Indonesia sedang bermain untuk menghancurkan perjuangan Kemerdekaan bangsa Papua. Hal ini BIN bermain dengan berbagai macam cara adalah, [BIN] hasut memprovokasi organ perjuangan untuk meroba Ideologi perjuangan, dari Proklamasi ke Proklamasi, dan menjadi perubahan Bendera bangsa serta buat bendera bangsa sendiri-sendiri, ini semua adalah permainan Badan Intelejen Negara untuk menghancurkan Perjuangan Kemerdekaan bangsa Papua.
Share:

TNI Khawatir, atas TPNPB-OPM Lahirkan Situs Resmi WPNLA.NET

Separatis pun Bermain di Dunia Maya


REP | 07 March 2013 | 14:16 Dibaca: 246   Komentar: 0   1 bermanfaat


KompasianaBeberapa waktu lalu, penulis pernah mengemukakan opini tentang Sudah Waktunya TNI Memiliki Tentara Dunia Maya atau Cyber Army (http://www.kompasiana.com/darah.pribumi). Mengingat, internet telah mencipta-kan dunia baru dengan segala kemudahan dan pengaruh besarnya, yakni dunia maya atau cyberspace yang merupakan sebuah dunia komunikasi berbasis komputer dan menawarkan realitas berbentuk virtual (secara tidak langsung dan tidak nyata).


Pengaruh besar dari pemanfaatan dunia maya sebut saja diantaranya, kala Timor Leste bergolak menuntut dilaksanakannya referendum, melakukan penggalangan opini masyarakat internasional melalui dunia maya. Kala itu, Agustus 1997, dengan bantuan hackers dari Portugal, berhasil merubah (defaced) tampilan situs resmi dari Mabes ABRI (sekarang Mabes TNI). Mereka melakukan perubahan terhadap isi dari situs tersebut (defaced) serta meluncurkan opini dan pernyataan yang menyudutkan ABRI (TNI) dengan tujuan akhir politisnya kemerdekaan bagi Timor Timur (east timor).

Share:

Papua Merdeka Atau Tidak, Pasti akan Merdek!

Cepat atau lambat Papua pasti merdeka, oleh karena itu komentar murahan yang di sampaikan olh BIN, BAIS, INTELJEN dan orang yang menjadi kaki tangan indonsia atau PAPINDO di wilayah West Papua.



Kita orang Papua jangan takut dan pesimis tetapi kita tetap optimis dan berjuang dengan sekuat jiwa dan raga dan mengutamakan Tuhan Yessus sebagai panglima revolusi dunia yang tidak sama dengan pikiran manusia duniawi karena kami punya pengalaman buruk bagi Indonsia bahwa waktu Indonesia masih menjajah Timor-Timor itu, mereka mengangkap orang Timor2 itu tidak bisa buat korek sendiri jadi tidak biasa merdeka tetapi apa yang terjadi, waktu Tuhan Yesus balikan angkapan orang2 pintar Indonsia itu dan Timor-Timor bisa menentukan nasib sendiri itu bukti nyata bukan hayalan atau dongeng.

Share:

Indonesia akan hadir di depan Komite HAM PBB

[caption id="attachment_612" align="alignleft" width="300"]Dialog Komite HAM PBB dilakukan secara reguler dengan anggota yang meratifikasi Konvensi HAM. Dialog Komite HAM PBB dilakukan secara reguler dengan anggota yang meratifikasi Konvensi HAM.[/caption]

Indonesia akan hadir untuk pertama kali di depan Komite Hak Asasi PBB yang memantau pelaksanaan perjanjian internasional tentang hak sipil dan politik.


Badan HAM PBB yang bermarkas di Jenewa mengatakan kehadiran Indonesia ini pada tanggal 10 Juli pekan depan merupakan proses reguler yang dilakukan oleh organisasi dunia ini terhadap negara-negara yang meratifikasi konvensi tentang HAM.


Indonesia meratifikasi Konvensi Internasional tentang Hak Sipil dan Politik pada 2006.


"Sebagai salah satu dari 167 negara anggota Konvensi Internasional tentang Hak Sipil dan Politik, Indonesia diwajibkan untuk menjalani pemeriksaan reguler tentang catatan hak asasi di depan komite yang bermarkas di Jenewa," kata kantor PBB.

Share:

The Blue King Brown & Benny Wenda in Glastonbury Festival 2013

Dalam video ini fantastis, Benny menyambut ke panggung untuk membuat pidato untuk kebebasan umat-Nya.
Suara Papua Barat mencapai seluruh dunia, kami tidak akan pernah berhenti sampai bendera bintang kejora dapat dinaikkan secara bebas di atas setiap city Papua Barat, village, dan gunung.

Papua Merdeka!




Share:

Socratez Nilai Miring Kepemimpinan Tito

[caption id="attachment_601" align="alignleft" width="143"]SOCRATES YOMAN SOCRATES YOMAN[/caption]

Jayapura - Apresiasi yang diberikan sejumlah Tokoh Papua seperti Ketua LMA Port Numbay George Awi dan Ketua LMA Provinsi Papua Lenis Kogoya, SH, MH, terhadap kepemimpinan Kapolda Papua Irjend (Pol) Drs. M. Tito Karnavian, MA, Ph.D,  yang dinilai telah memberikan banyak dampak positif  bagi Papua, ternyata  mendapat penilaian  berbeda dari salah seorang Tokoh Gereja yang terkenal Vokal Socratez Sofian Yoman.  Ia justru memberikan penilaian yang terbalik.  Socratez  menilai bahwa Kapolda Papua Irjen (Pol) Drs. M. Tito Karnavian, MA, Ph.D adalah pembungkam demokrasi bagi rakyat asli Papua.



“Jadi dengan tegas saya katakan bahwa Kapolda adalah orang yang merusak demokrasi di atas Tanah Papua, orang yang membunuh demokrasi Papua, juga menghancurkan kebebasan bereksperesi Orang Asli Papua (OAP),” tegas Socratez  kepada Bintang Papua, di Toko Buku “Yoman Ninom”, di Jalan Tabi - Tobati, Nomor 001, atau lebih dikenal dengan Jalan Jeruk Nipis - Furia, kemarin sore Kamis (4/7) sekira pukul 16.00 WIT.

Share:

Papuans Behind Bars: Juni 2013

  PapuansBehinBarsPapuans Behind Bars: Juni 2013


Ringkasan


Pada akhir Juni 2013, terdapat 57 orang tahanan politik dalam penjara di Papua. Sebanyak 4 orang ditangkap pada bulan ini, semuanya dibebaskan tanpa tuduhan. Laporan dari sumber HAM setempat telah mengungkapkan rincian baru mengenai penangkapan 4 orang tahanan politik yang telah berada di penjara, baik yang sebelumnya tidak terdaftar atau sedikit diketahui.  Banyak dari laporan-laporan tersebut menjelaskan penyiksaan brutal yang dilakukan terhadap tahanan politik oleh aparat keamanan. Sebanyak 23 orang dilaporkanmendapatkan penyiksaan, termasuk diantaranya 6 orang aktivis KNPB dalam kasus peledakan bom di Timika dan 11 orang pada kasus perayaan 1 Mei di Timika.


Download:


https://www.box.com/s/ok13ymfavgcntjijnv8w

Share:

HISTORICAL FLASHBACK OF WEST PAPUA

HISTORICAL FLASHBACK OF WEST PAPUA
(Kilas Balik Sejarah Papua)


Untuk lebih lengkap silakan download pada link dibawah ini:


Download File:

https://www.box.com/s/ok13ymfavgcntjijnv8w
Share:

Isu Papua di Radio ABC Australia

West Papua advocacy a thorny issue for new minister


Updated 3 July 2013, 17:17 AEST



Australia's new Minister for International Development Melissa Parke has refused to comment on how her appointment would be viewed in Indonesia.








West Papua advocacy a thorny issue for new minister (Credit: ABC)








Last year Ms Parke defied a request from then acting Foreign Minister Craig Emerson to boycott a meeting on the disputed provinces of Papua.

The former United Nations Human Rights Lawyer says her focus is on the aid program.
Share:

Vanuatu mungkin hubungan berat dengan Indonesia atas Papua Barat

Oleh Ricky Binihi




[caption id="attachment_587" align="alignleft" width="240"]Vanuatu Pimpinan dan anggota Kantor Papua Barat di Port Vila memotong kue untuk memperingati ulang tahun 51 dari Morning Star. Vanuatu Pimpinan dan anggota Kantor Papua Barat di Port Vila memotong kue untuk memperingati ulang tahun 51 dari Morning Star.[/caption]

Pemerintah selanjutnya Vanuatu, jika mosi tidak percaya terhadap PM Sato Kilman berhasil di Parlemen, akan bekerja lebih dengan rakyat Papua Barat dan Vanuatu bisa memotong hubungan diplomatik dengan Indonesia.


Itu adalah pesan tokoh dan simpatisan Barat penyebab Papua terdengar saat bendera Bintang Kejora dikibarkan di Markas Vete di Port Vila untuk memperingati Kemerdekaan Papua Barat sejak 1961.


Mantan Kepala Negara Mr Kalkot Matas Kelekele, Melanesia Partai Progresif Presiden dan mantan Perdana Menteri Vanuatu, Barak Sope, Presiden Graon dan Jastis Partai MP Ralph Regenvanu, mantan Menteri Luar Negeri MP Joe Natuman, MPP Malekula MP Sai Esmon, Dr John Ondawame, Papua Barat pemimpin vokal Andy Ayamiseba, dan anggota dari hirarki Vete semua hadir pada tanggal 1 Desember.


Mantan Presiden Matas Kelekele yang dilaporkan mengatakan kepada Presiden Indonesia ia masih berdoa untuk Melanesia di Papua Barat mengatakan "kolonisasi oleh Indonesia dari Papua Barat adalah dosa."

Share:

Entri Populer

Label

Recent Posts

Featured Post

Papua Merdeka Atau Tidak, Pasti akan Merdek!

Cepat atau lambat Papua pasti merdeka, oleh karena itu komentar murahan yang di sampaikan olh BIN, BAIS, INTELJEN dan orang yang menjadi kak...

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.