Pembunuhan, penculikan, pengroyokan dan pengejaran yang dilakukan oleh pro Indonesia terhadap rakyat papua mulai dari bulan Agustus lalu hingga saat ini, terus berjalan di wilayah kepala burung (Sorong). Namun saat ini terus berjalan pada siang dan malam hari di sudut- sudut kampung bahkan di kota, sehingga saat ini rakyat papua di sorong dalam keadaan trauma.
Namun sumber http:www.radarsorong.com /Koran radar sorong pada hari Kamis 17 Oktober 2013, Kapolres Sorong AKBPE. Zulpan, S.IK mengatakan bahwa “ manusia bertopeng hanya isu dan kebohongan, karena kami belum mendapatkan kepastian tentang topeng ujarnya Kapres Sorong”. Jika Kapores mengatakan hal ini, maka selama ini menjalankan misi untuk Pembunuhan, penculikan, pengroyokan dan pengejaran yang dilakukan oleh orang-orang bertopeng ini dari utusan kapolres sorong jika Kapolres mengatan menusia bertopeng itu isu. Karena pembunuhan ini terbukti di sorong selatan, kabupaten sorong dan kota sorong dan terbukti kebakaran di Aimas kemaring jumat 11 oktober 2013, masa aksi jawa membakar rumah-rumah warga papua, namun Polisi membagar petis untuk korban membakar habis rumah rakyat papua pada hal tugas kepolisian terhadap rakyat, setelah rakyat menangkap orang tersebut, dan indrogasi mereka dan mereka mengaku bahwa kami adalah utusan brabobo. Dan sebentara ini kami jalani tugas.
Dan juga korban di Aima sorong saat introgasi dari rakyat bahwa” saya orang ketiga ujarnya” namun hal ini Kapolres Sorong jangan tutup mata, ketika ada sesuatu disana lalu ia sala menginformasi sesuatu tidak jelas.
Hal ini jelas bahwa orang-orang yang jalan untuk membuh rakyat papua ini setingan Kapolres sebab kapolres mengatakan orang bertopeng tersebut isu saja. Dan saat ini kami rakyat dalam keadaan trauma.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar