Sentani Kabupaten Jayapura, terjadi hujan dras mulai tepat pukul 07: 30 malam wp sampai selama 5 jam berturut-turut. Hujan kali ini terjadi tidak hanya hujan saja, namun angin kenjang dari arah sentani Timur ke Barat.
[caption id="attachment_58" align="alignleft" width="150"]
Hujan dras pada Jumat (1/3/2013), di Sentani mengakibatkan banjir di jalan-jalan sampai beberapa jembatan di sentani rusak. Pada malam hujan berlangsung semua warga dekat pinggiran kali Sereh Sentani Kota panic. Ketakutannya banjir mengakibatkan rumah-rumah direndam air.
Hujan kali ini mengakibatkan, masyarakat BTN Prodadi, Jln. Kehiran, Pos 7 dan beberapa tempat lainnya rumah-rumah air mengenang. Masyarakat setempat kesulitan karena begitu rumahnya air kenang, hujan semakin banyak dan got-got pinggiran jalan pun tutup hingga air mengalir dengan kenjang seperti kali-kali mengalir.
Terkait hujan kali ini, saat Yasons wawancarai seorang ibu warga BTN Prodadi, ia hendak menyapu sampah yang terhamburan di badan jalan menyatakan dengan nada kesal, “ adu…. pace hujan ini bikin sampe sa pu rumah ni air penuh, saya dan anak-anak kami kesulitan untuk mengatur barang-barang di rumah ini. Pace juga tidak ada jadi, karna air masuk kami tidak tidur ini kami takut jadi. Ditanya apakah rumah detangga lainnya bagimana? Eeeeee ko mu tau mereka juga sama, Bukan kami saja tidak. Kami di BTN Prodadi ini sama”. Ujarnya.
Masyarakat Sentani Barat mengeluh, karena sepanjang ruas jalan sampah-sampah terhamburan dan 3 jembatan jalan Depapre Sentani rusak. Mengakibatkan kendaraan roda 4 tidak dapat akses ini hari.
Angin kenjang juga mengakibatkan kabel listrik rusak di Gunung mereh karena, pohon hata dan jatu merusak kabel tersebut tetapi tidak sampai putus.
Sama hal dikatakan Agus Krei di Pasar Baru Sentani. Ia mengatakan, “saya tadi chek ke jalan genjem tapi wi… lebih para disana beberapa tempat longsor sampi tutup jalan, mobil tidak bisa lewat. Saya juga ma lanjut cek ke sana tidak bisa karena tengah jalan ada longsor jadi”, Kata Krei.
Mengapa hujan ini terjadi, semua masyarakat pada kebingungan. Yasons menghubungi ahli keologi terkait hujan ini. Namun tak dapat dihubungi.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar