Kumpulan Informasi Pelapor Lokal Dari Papua

APARAT KEAMANAN INDONESIA, PELAKU ATAS PENCULIKAN MARTINUS YOHAME

Penculikan atau Pembunuhan orang tidak bersalah, oleh aparat keamanan negara terhadap suatu kelompok atau masyarakat adalah Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Pembunuhan atas misi negara dengan berbagai cara terhadap kelompok atau ras adalah pemusnahan atau yang sering kenal dengan nama (genosida). Papua Barat sedang menuju genosida, atas pembunuhan dan penculikan terhadap pemimpin aktivis kemerdekaan Papua Barat serta rakyat, terus terjadi. Namun pelaku tidak pernah terungkap oleh pihak berwajib Kepolisian Negara Republik Indonesia di Papua.

Penculikan Ketua KNPB Sorong, Martinus Yohame pada 20 Agustus 2014, di Sorong Papua Barat adalah penculikan dalam misi negara oleh aparat Keamanan Negara Indonesia. Hasil fisum dokter membuktikan bahwa ada luka tembak di bagian dada almarhum Martinus Yohame. Penculikan ini perlu ada investigasi Independen segera.

Penculikan Martinus Yohame Kepolisian di Sorong, terlibat membunuh. Terbukti sebelum Mayat korban ditemukan keluarga melaporkan atas hilangnya Martinus Yohame kepada kepolisian Polres Sorong dan Danramil Sorong. Nah sebelum keluarga korban tau mayat ada di rumah sakit umum (RSUD) Sorong  kamar Mayat, Kepolisian yang mengevakuasi mayat dan tau mayat tersebut ada di RSUD. Namun diamkan saja keberadaan mayat itu, padahal sebelumnya sudah ada laporan kepada kepolisian bahwa Martinus Yohame telah hilang sejak 20 Agustus.

Motif penculikan Martinus Yohame, sama dengan peristiwa sembilan kasus penculikan di Sorong, yang telah update dari media ini pada 31 Oktober 2013. Untuk selengkapnya ikuti sembilan kasus penculikan di Sorong silakan klik link disini. http://independenceinfo.wordpress.com/2013/11/03/sembilan-kasus-penculikan-dan-pembunuhan-dalam-misi-negara-ri-di-sorong-papua-barat/ Kasus penculikan di Sorong, setelah bunuh isi dalam karung buang, ini sudah lama terjadi di Sorong. Kepolisian Polres Sorong tidak pernah mengungkap kasus ini siapa pelaku, pembiaran pembunuhan terjadi oleh Aparat kepolisian.

Salah satu pelaku berhasil menangkap oleh masyarakat setempat pada 2013 lalu. Pelaku penculikan itu mengaku "saya diutus oleh Prabowo, kami ada15 tim di wilayah ini" penagkuan ini membuktikan bahwa misi negara untuk memusnahkan orang Papua terjadi. Kemudian Penculikan Martinus Yohame terjadi bertepatan kedatangan SBY di Raja Ampat, tidak hanya itu namun Politik nasional Indonesia sedang memanas, atas keputusan Makhama Konstitusi (MK) sengketa Pilpres 2014. Prabowo dinyatakan kalah dalam putusan MK, disamping itu penculikan terjadi di sorong, motof yang sama terjadi sebelumnya 2013 lalu.

Mesti kasus ini perlu selidiki baik oleh NGos Nasional dengan keterlibatan NGos Internasional. Karena khwatirnya apabila kasus ini tidak terungkap maka akan punah orang asli Papua atas nama misi negara dengan dasar Papua adalah wilayah koloni Indonesia. Prabowo terima kekalahan dari Putusan MK, atas sengketa Pilres 2014. SBY kunjungan ke  Papua, penculikan aktivis kemerdekaan Ketua KNPB  Sorong terjadi, adalah pelaku aparat keamanan Negara Republik Indonesia.

Wilayah Papua dan orang-orang Papua, termasuk wilayah konflik lain di Indonesia menjadi sasaran kubu Prabowo untuk manuver krisis kepercayaan rakyat terhadap kabinet pemerintahan Jokowi_JK. Demi kepentingan tertentu, dan negara penjajah, rakyat dan aktivis kemerdekaan Papua menjadi korban.

Sebelum terjadi penculikan dan pembunuhan dalam skala besar, semua lembaga Kemanusiaan bertindak investigasi Independen atas kasus Penculikan Martinus Yohame di Sorong dalam waktu dekat dan kasus penculikan lain motif yang sama, sampai pelaku terungkap. Tindakan awal Intvestigasi Independen adalah upaya awal mengatasi penculikan skala besar di seluruh Papua dan Papua Barat.

Apabila kasus ini dibiarkan, maka aparat keamanan Negara sewenang-wenang akan bertindak membunuh dan menculik para aktivis kemerdekaan dan rakyat Papua di wilayah Papua dan Papua Barat.

by Yasons Sambom
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer

Label

Recent Posts

Featured Post

Papua Merdeka Atau Tidak, Pasti akan Merdek!

Cepat atau lambat Papua pasti merdeka, oleh karena itu komentar murahan yang di sampaikan olh BIN, BAIS, INTELJEN dan orang yang menjadi kak...

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.