Karkas: Vanuatu tempat terbaik di Pacific untuk berinvestasi dalam TIK
[caption id="attachment_1122" align="alignleft" width="120"]
Vanuatu PM Minta Commonwealth Untuk Mendukung Papua Barat
Karkas mengatakan Papua Barat masih terikat oleh keinginan imperialisme
PORT VILA, Vanuatu (Vanuatu Daily Post, 21 November 2013) - Perdana Menteri Vanuatu Moana Karkas tanpa henti dalam usahanya untuk membawa dugaan penderitaan dan kekejaman sesama Melanesia di Papua Barat menjadi pusat perhatian internasional sehingga penderitaan mereka bisa didengar.
Sekali lagi di Kolombo, Sri Lanka, di mana Commonwealth Kepala Pemerintah berkumpul untuk bertemu selama akhir pekan Vanuatu PM meminta semua anggota Persemakmuran untuk meminjamkan telinga untuk mendengarkan lebih erat dengan tangisan dan sakit hati rakyat Papua Barat.
Dia mengatakan rakyat Papua Barat masih terikat oleh kehendak dari imperialisme dan kolonialisme sehingga "kita tidak bisa terus menyangkal mereka hak-hak mereka sehingga saya sebut pada upaya kita bersama untuk mendukung perjuangan mereka."
Pada tahun 1969 PBB mensponsori Act of Free Choice di mana 1.025 orang yang dipilih oleh Tentara Nasional Indonesia di Papua Barat dan diminta untuk memilih dengan pengibaran tangan apakah mereka ingin Papua Barat menjadi bagian "integral" dari Indonesia.
Papua Barat adalah rumah bagi jutaan Melanesia dan bukan hanya 1025 mengangkat tangan individu untuk 1969 Act of Free Choice dan baru-baru PM Karkas mengatakan kepada Majelis Umum PBB bahwa itu adalah PBB yang kacau di Papua Barat dan beban menyalahkan bertumpu dengan PBB sehingga sesuai mereka harus meluruskan.
Sementara itu Daily Post telah diberitahu pernyataan pers dari Kantor Perdana Menteri bahwa Vanuatu ingin menjadi tuan rumah pertemuan CHOGM pada 2017 dan mengundang Tim Commonwealth Secretariat untuk mengunjungi Vanuatu tahun depan untuk melakukan penilaian awal pada infrastruktur yang ada dan orang-orang kami merencanakan untuk membangun.
Vanuatu pada tahun 2012 menjadi tuan rumah pertemuan tingkat menteri tingkat tinggi Asia Pacific Karibia Uni Eropa.
Vanuatu Daily Post: http://www.vanuatudaily.com







Papua to Freedom
BalasHapus